Wednesday, April 8, 2020

Funk Section


Glenn Fredly mengawali kariernya saat dia menjadi vokalis “Funk Section”. Pada tahun 1995 (setahun setelah ia lulus SMA pada tahun 1994) Funk Section meluncurkan sebuah album eksklusif yang dikemas secara apik.

Ketika duduk di bangku SMA, Glenn Fredly tidak hanya berkutat dengan buku pelajaran. Tapi juga sibuk nge-band. Glenn memiliki sebuah band ketika ia masih kelas 2 atau 3 SMA. Band pertamanya itu bernama Funk Section.
 
"Jadi, waktu itu mereka dapat kesempatan untuk main di salah satu jazz club di Jakarta lah. Akhirnya, gue di audisi untuk jadi vokalis gitu," kata Glenn.

Funk Section bukan sekadar band iseng-iseng. Glenn Fredly mengatakan mereka sempat merilis sebuah album. Hingga kini, para personel band itu juga masih aktif berkecimpung di industri musik. 

"Karena mereka 'kan session player yang biasa main sama band-band dan musisi terkenal, kayak Mas Mus Mujiono dan lain-lain gitu lah," ucap Glenn.

FUNK SECTION adalah group yang pada awalnya dikomandoi oleh CHRIST KAYHATU. Selepas wafatnya Christ Kayhatu, group ini mencoba tetap eksis, bahkan berhasil merilis album, satu hal yang belum sempat dilakukan ketika Chrst Kayhatu masih hidup.

Formasi Funk Section di album ini adalah MUS MUJIONO (Gitar), YANCE MANUSAMA (Bass), INANG NOORSAID (Drums), EKKA BAKTI (Keyboards), IRFAN CHASMALA (Keyboards) dan GLENN FREDLY (Vocal).

Glenn waktu itu masih pendatang baru yang belum dikenal. Tapi keunikan suaranya menjadi selling point album ini, sehingga lagu DI PANTAI CINTA dan TERPESONA langsung menjadi radio hits. Sukses album ini memang menjadi langkah awal seorang Glenn Fredly, karena kemudian karirnya mengkilap sebagai penyanyi solo.

Dan ini tidak begitu saja dilupakan Glenn, buktinya dia merilis ulang lagu TERPESONA di album solonya, dalam versi duet bersama AUDY. Sayangnya, sukses Glenn tidak berimbas pada sukses Funk Section. Setelah album ini belum ada lagi album dari Funk Section.

Track List

1. TERPESONA
Ekka Bakti & Angelique
2. KU MAU
Iwang Noorsaid & Sam Bobo
3. DI PANTAI CINTA
Ongen Latuihamallo
4. YANG PERTAMA
Yance Manusama & Jossie Hitijahubessy
5. SESAL
Yance Manusama & Jossie Hitijahubessy
6. UNTUK APA
Iwang Noorsaid & Jossie Hitijahubessy
7. SOME STRANGERS
Henry Restoe Poetra & Dhany Riyadi
8. HANYA KAMU
Indra Lesmana

Pada tahun 1995, Mus Mujiono bersama Glenn Fredly (vokal), Inang Masalo (drum), Yance Manusama (bass), Eka Bhakti (kibor) dan Irvan Chesmala (kibor), berdirilah Funk Section, dengan Nono pada gitar. Mereka membuat album perdana bertajuk "Terpesona". Album ini tidak sukses, begitu juga dengan keberadaan band.

Sukses bersolo karier tak membuat Glenn Fredly lalu menutup mata terhadap masa lalu pada awal-awal kemunculannya bersama teman-teman di bandnya, Funk Section. Konser 'Menanti Arah' ini seolah menjadi salah satu ajang untuk reuni. Untuk pertama kalinya setelah dua dekade mereka kembali tampil.

"Perjalanan 20 tahun buat saya nggak pernah terpikirkan. Sejak awal saya berkarya saya cuma pikir gimana melakukannya dari 1995. Hampir 20 tahun kami tidak bertemu," ujar Glenn malam itu di panggung Istora Senayan, Jakarta (17/10/2015).

Orang-orang ini sangat berarti karena seperti pijakan, mereka tempat Glenn mulai dikenal orang. "20 tahun lalu saya masih pakai putih abu. Malam hari ini untuk pertama kalinya bersama band saya Funk Section mereka adalah orang-orang berpengaruh untuk musik saya," kata Glenn lagi.

Glenn memanggil satu demi satu personelnya, Eka Bakti, Ivan Casmala, Kinang, Yance, dan Mus Mujiono. Eka dan Ivan adalah pemain keyboard. Kinang pemain drum sedangkan Mus Mujiono adalah pemain gitar dan salah satu yang membuat band ini ada.

"Give applause. Eka Bakti adalah penulis lagu terpesona. Saya paling bontot di sini tapi mereka tempat saya bercerita dan menanyakan semuanya. Termasuk ini gadis cantik atau nggak saya tanya dia juga," cerita Glenn.

Mereka memainkan Pantai Cinta dan Terpesona dalam iringan dan aransemen asli. Para pria ini seperti dihidupkan kembali setelah 20 tahun silam. "Lagu ini dibawakan lagi setelah 20 tahun yang lalu terima kasih pak produser funk section pak Anton Setianto," ucap Glenn senang.


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Glenn_Fredly
https://id.wikipedia.org/wiki/Mus_Mujiono
https://kumparan.com/kumparanhits/glenn-fredly-ingin-hidupkan-kembali-funk-section-bandnya-saat-sma-1rUrZdX77JX
https://www.liputan6.com/showbiz/read/2343039/ketika-glenn-fredly-reuni-bareng-funk-section-setelah-20-tahun

Monday, March 16, 2020

Jingga

Jingga Band merupakan grup band atau grup musik lawas asal Indonesia yang terbentuk pada tahun 1995 dan hanya bertahan 2 tahun saja, dimana di tahun 1997 Jingga Band resmi bubar.

Sementara itu personel band ini hanya diisi oleh 2 orang saja yaitu Fe dan Therry.

Album pertama mereka berhasil dirilis di tahun 1996 yang berjudul "Tentang Aku" yang berisikan 9 lagu dengan lagu utamanya berjudul "Tentang Aku". Album ini diproduksi di bawah label musik Ceepee Production.

Album Jingga Band “Tentang Aku”
Kuterhempas
Tentang Aku
Puisi Malam
Dan Hijau...
Aku Dalam Manusia
How We Should
Aku, Hari Ini
Dalam Doa
Terakhir


One hit wonder, mungkin kata yang tepat untuk melukiskan duo FE dan THERRY dalam JINGGA ini. Kehadiran mereka lumayan mengejutkan karena membawa kesegaran baru. Suara Fe yang khas terasa pas membawakan lagu-lagu seperti TENTANG AKU, DALAM DOA atau KUTERHEMPAS, sehingga lagu-lagu itupun jadi akrab dan sering terdengar diputar di berbagai radio.

Seharusnya langkah mereka bisa panjang mengingat kesuksesan album pertama dan satu-satunya ini, tapi sayang langkah mereka terhenti sampai disini. Padahal lagu TENTANG AKU masuk dalam katagori all time hits, bahkan terakhir sempat dirilis ulang oleh ANDIEN dan lumayan sukses.



TENTANG AKU

Mungkin hanya jiwa yang tak terjaga jua
Dalam doa
Hingga khilaf menyentuh terasa bergetar
Ku berlalu
Saat terasa waktu t'lah hilang
ku terdiam, oh...
Saat hanya gundah yang bertentangan
ku bernyanyi

Cinta, cita, harapan
Dan kuterbawa dalam kisah yang lama
Cinta, cita, harapan
Dan kuterbawa dalam kisah lama

Amarah yang tak terucapkan jiwa
Tak terungkap
Walau diri t'lah terbelenggu hasrat
Yang bernyanyi


Akun instagram Fe : instagram.com/feutomo


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Jingga_(grup_musik)
http://awalberdirinyaband.blogspot.com/2016/04/sejarah-awal-berdirinya-jingga-band.html
http://indolawas.blogspot.com/2007/10/jingga-tentang-aku.html

Friday, November 15, 2019

Lingua


Grup vokal Lingua terdiri dari vokal Amara, Frans Mohede, dan Arie ternyata belum bubar. Grup ini berdiri pada 1996 atas bentukan Yovie Widianto. Lagu yang dikenal pada adalah "Bila Kuingat", "Jangan Kau Henti", "Tak'kan Habis Cintaku", "Aku", dan "Bintang".

Album pertama mereka "Bila Kuingat" dirilis pada tahun yang sama. Tapi grup vokal trio Lingua ini mengalami penurunan pada awal tahun 2000, karena peristiwa krisis keuangan Asia tahun 1997-1998. Meskipun album mereka "Aku", yang keluar pada tahun 1999, tetap mencapai angka penjualan yang baik.

Pada akhir 2014, Francois mengatakan bahwa dengan permintaan dari penggemar, dengan Mara ia akan mempertimbangkan kembali ke dunia musik. Dan pada bulan Oktober 2015, Arie, Frans dan Mara menegaskan penciptaan album baru dari band Lingua di jaringan sosial. Bekerja sama dengan personil dari boyband Coboy, Keduanya grup hadir menciptakan kolaborasi baru dengan nama Colabo. Pada bulan Desember 2015, Colabo merilis album berjudul Good Time.

Personel Lingua adalah sebagai berikut:
Frans bernama lengkap Francois Henry Willem Mohede.
Amara bernama lengkap Tuwuhadijatitesih Amaranggana.
Arie Widiawan.


Sumber :
https://celebrity.okezone.com/read/2012/10/16/386/704987/grup-vokal-lingua-masih-ada
https://id.wikipedia.org/wiki/Frans_Mohede
https://id.wikipedia.org/wiki/Amara

Tuesday, May 14, 2019

Peterpan


Peterpan dibentuk pada tahun 1997, awalnya bernama Topi ketika Andhika (kibor) membentuk band Topi dengan mengajak adik kelasnya di SMU 2 Bandung, Uki (gitar), serta teman mainnya, Abel (bas) dan Ari (drum). Uki pun mengajak teman SMP-nya Ariel yang mengisi posisi vokal.

Dengan formasi seperti itulah, mereka mulai manggung dan memainkan musik beraliran Brits alternatif. Kemudian Ari mengundurkan diri dan Topi pun bubar tanpa sebab yang pasti.

Andika mengumpulkan kembali personel Topi di tahun 2000. Namun kali ini, posisi drum dipegang oleh Reza. Untuk memberi warna musik yang lebih dewasa dan lebih kaya melody, maka diajaklah Loekman, teman kakak Indra, yang akhirnya jadi lead guitar (gitar utama).

Setelah terbentuk dengan formasi enam orang, mereka pun mengambil nama peterpan. Tanggal 1 September 2000 secara resmi peterpan terbentuk.

Perjalanan profesional peterpan dimulai tahun 2001 dengan merambah dari café ke café di Bandung. Mereka bermain di café O’Hara dan Sapu Lidi dengan membawakan lagu-lagu top 40, serta alternative rock seperti Nirvana, Pearl Jam, Cold play, U2, Creed, dll.

Saat di café Sapu Lidi-lah potensi mereka terlihat oleh Kang Noey (basis Java Jive) yang sedang mencari band untuk mengisi album kompilasi. Dari tiga lagu yang dikirim untuk demo, “Sahabat”, “Mimpi Yang Sempurna”, dan “Taman Langit”, terpilih lagu “Mimpi Yang Sempurna” untuk dimasukan ke album kompilasi Kisah 2002 Malam yang dirilis Juli 2002. Tak disangka lagu tersebut menjadi jagoan album ini dan mendongkrak penjualan sampai di atas 150.000 kopi.

Perusahaan rekaman Musica Studios pun tak melewatkan potensi peterpan. Musica mempercepat pengajuan kontrak untuk debut album peterpan. Akhirnya debut album peterpan bertajuk Taman Langit dirilis bulan Juni 2003. Tak disangka, album itu mampu terjual di atas angka 650.000 kopi. Atas prestasi tersebut, mereka menerima Multi Platinum untuk album Taman Langit.

Pada Agustus 2004, Peterpan merilis album ke-2 bertajuk Bintang di Surga. Album itu telah terjual 350.000 kopi dalam waktu 2 minggu setelah rilis dan pada awal Januari 2005 telah mencapai 1,7 juta kopi. Pada Februari 2005, penjualan album ini mencapai 2 juta kopi. Dan menurut catatan, album ini mampu terjual sebanyak 3 juta kopi.

Di awal tahun 2005, Peterpan meraih penghargaan sebagai artis favorit Indonesia di MTV Asia Aid pada tanggal 9 Februari 2005 di Bangkok. Dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2005, Peterpan menempati urutan teratas nominasi dengan memperoleh 11 nominasi. Empat di antaranya dicetak lewat lagu “Ada Apa Denganmu”. Dari 11 nominasi itu, Peterpan mendapat 7 penghargaan, antara lain untuk “band terbaik”, “album terbaik”, “grafis desain album terbaik” dan “karya produksi terbaik”, karena album Bintang di Surga. Pada ajang SCTV Music Awards 2005, Peterpan mendapat penghargaan di kategori “Album Pop Group Ngetop”‘ dan “Lagu Paling Ngetop”.

Di tahun 2005, Peterpan kembali merilis 2 album yaitu : VCD Untuk Sahabat Peterpan yang berisi Orginal VCD Karaoke termasuk video klip serta dokumentasi saat mereka melakukan pemecahan rekor konser selama 24 jam di 6 kota, dan album jalur suara film Alexandria.

Pada tanggal 4 November 2006, Andika dan Indra, resmi keluar dari anggota band. Kedua mantan personil ini pada akhirnya membentuk kelompok lainnya yang diberi nama The Titans. Pasca keluarnya Andika dan Indra, posisi mereka ditempati oleh dua pemusik tambahan, yaitu Lucky dan David. Dengan formasi tambahan ini, Peterpan merilis, Hari yang Cerah. Acara launching album ini juga dibuat lain karena dilakukan di dua negara.

Album ini diklaim sebagai album terakhir mereka dengan nama “Peterpan”. Ariel mengklaim bahwa pada akhirnya mereka akan melepaskan nama Peterpan dan menggunakan nama lainnya. Meski tanpa foramsi utuh seperti dulu, peterpan masih mampu memperlihatkan ‘taring’nya. Di bulan September 2007, mereka mendapat kehormatan untuk mengikuti acara “Song Festival” di Korea Selatan. Sebelumnnya, peterpan juga masih mampu mengantongi penghargaan sebagai Best Favorite Artis Indonesia MTV Asia Award 2006 dan Album Pop Group Ngetop SCTV Music Award 2006.

Setelah diguncang oleh perpecahan di antara para personilnya, band ini sekali lagi ditimpa musibah, yaitu dengan munculnya kasus video adegan mesum seseorang yang mirip Ariel Peterpan. Kasus ini mengakibatkan ditangkapnya Ariel pada tanggal 22 Juni 2010. Namun kasus ini tidak menyurutkan semangat penggemar Peterpan. Dan untuk menjawab kerinduan penggemar mereka, Ariel dan kawan-kawan beberapa kali mengadakan pertunjukan di dalam Lembaga Pemasyarakatan.

Album studio

Kisah 2002 Malam (2002)
Taman Langit (2003)
Bintang di Surga (2004)
Ost. Alexandria (2005)
Hari yang Cerah (2007)
Sebuah Nama Sebuah Cerita (2008)


Sumber :
https://www.biografiku.com/biografi-peterpan-sebuah-nama-sebua/

Friday, January 25, 2019

Elpamas

Elpamas adalah grup band yang berasal dari daerah Pandaan, sebuah kota kecil yag terletak 38 km dari Kota Pasuruan, Jawa Timur. Awalnya nama Elpamas merupakan singkatan dari "Elektronik Payung Mas", nama sebuah toko elektronik milik Anthony Depamas yang menyuplai peralatan band untuk para personel Elpamas.


Namun, kemudian kepanjangan nama Elpamas diplesetkan ke dalam bahasa Jawa, yaitu Elek-elek Pandan Mas, dengan formasi awat yang terdiri dari: Edi Darome (keyboard), Didiek Sucahyo (bas), Rush Tato (drum), Emanuel Totok Tewel (gitar), dan dua vokalisnya yaitu, Abdullah Owi dan Alexander Lamoh.

Sebagai grup musik dangdut yang beralih ke aliran rock, Elpamas terkenal sering berganti vokalis. Kurang lebih ada 9 kali pergantian yang mencatut nama-nama antara lain seperti Giponk, Dollah Gowie, Baruna "Babon" Priyotomo, Ecky Lamoh dan Putut Christams. Bahkan, Andy Liany sempat pula bergabung walaupun tidak sempat masuk dapur rekaman.

Pada tahun 1985, Elpamas menjuarai "Festival Rock" di Indonesia yang diprakarsai oleh Log Zhelebour. Dari situlah nama mereka mulai dikenal oleh masyarakat luas.


Lagu “Pak Tua” seolah menjadi lagu wajib pada awal 1990-an, yang merupakan salah satu lagu dalam album Tato yang diluncurkan Elpamas pada 1991. Lagu yang diciptakan Pitat Haeng meledak, enak didengar dan sarat kritik. Pitat Haeng merupakan nama samaran Virgiawan Listanto ‘alias’ Iwan Fals. Iwan sengaja menyamarkan namanya agar lagu itu tak dalam bayang-bayang nama Iwan Fals.

Perjalanan karier Elpamas berliku dan menantang. Dibutuhkan kerja keras untuk mengikuti Festival Rock Indonesia 1984. Awalnya Elpamas sempat ditolak panitia karena berasal dari kota kecil Pandaan dianggap tak mampu mengikuti festival. Namun atas kegigihan manajer Elpamas Anthony berhasil meyakinkan panitia, Elpamas akhirnya bersaing sebagai peserta Festival Rock Indonesia 1984.

Hasilnya Elpamas Juara III di bawah Harley Angel dan LCC.  Lantas Elpamas mengikuti tour bareng promotor rock Log Zelebour.

Elpamas mengoleksi lima album. Pertama Untukmu Generasiku (1989), Tato (1991), Bos-Makan Apa? (1993), Negeriku (1997), Dongeng (2000), dan 60Km/Jam (2003). Sepanjang bermusik Elpamas sering berganti vokalis. Namun Elpamas menunjukkan eksistensi sebagai salah satu grup rock papan atas Indonesia.

MMI mengapresiasi Elpamas yang lahir dari sebuah kota kecil. Band ini menginspirasi musisi dari kota kecil untuk berkiprah dan berkarya di dunia music. “Kota kecil, tepatnya kecamatan Pandaan tetapi mampu mengibarkan bendera di tingkat nasional,” kata Ketua MMI, Hengki Herwanto.

Sebuah Album karya Elpamas tersimpan di MMI. Termasuk lagu Pak Tua yang legendaris akan disajikan dalam konser ini. Sedangkan penampilan Evolution-X dan Black Stallion juga merupakan apresiasi MMI terhadap band lokal.


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Elpamas
https://www.terakota.id/konser-pak-tua-temu-kangen-dan-reuni-elpamas-formasi-1984/

Saturday, October 27, 2018

Potret


Potret band dibentuk pada tahun 1995, dengan anggota awal 3 orang, yaitu : Meliana Goeslaw [Melly - Vokal], Anto Hoed [Anto - Bass] dan Arie Ayunir [Arie - Drum]. Kemudian anggotanya bertambah menjadi 5 orang yaitu Melly Goeslaw (vokal), Anto Hoed (bass), Aksan Sjuman (drum), Nikita Dompas (gitar) dan Merry Kasiman (keyboard, piano).

Hingga saat ini potret sudah menelurkan 5 album.

Album pertamanya ialah Potret, yang dirilis tahun 1995 dengan 2 single andalan dari 8 daftar lagu yang dinyanyikan, seperti Terbujuk yang mempunyai lirik yang berani dan lugas dan Angan - Angan Cinta. Single pertama Potret sukses, dan penjualan album Potret lebih dari 50.000 copy.

Album kedua dirilis tahun 1997 dengan judul album "Potret II", dan dengan single Salah, lagu ini berhasil memikat para pendengar dengan liriknya yang lugas dan simpel, musik dan lirik yang sangat Easy Listening atau gampang didengar.

Single keduanya berjudul Mak Comblang, lagu ini memang sangat unik dan lucu, pasalnya lagu ini menceritakan Mak Comblang yang jatuh cinta kepada yang akan dicomblangkan.

Single ketiganya berjudul Bunda, yang selalu dibawakan setiap hari Ibu menjelang, dari dulu hingga sekarang lagu ini sukses tanpa henti.

Album ketiga berjudul Cafe Potret, dengan 3 single andalan. Single pertamanya yang berjudul Diam. Single keduanya yang berjudul Bagaikan Langit mengulangi kesuksesan seperti dialbum kedua Potret yang sekali lagi dengan lirik dan musik yang sangat Easy Listening. Single ketiganya yang berjudul Satu.

Pada tahun 2001 Potret merilis lagu yang berjudul Do It (Dibaca Duit dan berarti Money / Uang) yang menceritakan tentang pentingnya uang dalam hidup.

Kemudian Potret meluncurkan album keempatnya yang berjudul The Best Of Potret, From Dawn To Beyond, album ini berisi lagu - lagu Potret sewaktu pertama berkarier hingga sekarang. Album ini mempunyai 2 lagu baru dan yang dijadikan single hanya satu saja yaitu Do It.

Album kelima Potret melahirkan 2 single yaitu 'Ketika Cinta Itu Hilang' dan 'Belum Tentu'.


Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Potret_(grup_musik)

Friday, August 17, 2018

Toto

Toto adalah didirikan tahun 1977 oleh beberapa musisi studio berpengalaman dan paling populer waktu itu. Anggota Toto dikenal sebagai sebagai musisi yang serba bisa memainkan berbagai irama musik, pop, rock, soul, funk, progressive rock, hard rock, R&B, dan jazz.


Menurut mitos yang populer tentang asal usul nama band mereka, Jeff Porcaro menulis kata Toto pada pita demo berisi lagu-lagu mereka agar tidak tertukar dengan pita demo dari grup musik lain. Setelah melihat tulisan Toto pada pita demo, David Hungate menjelaskan kepada teman-temannya bahwa kata Toto dalam bahasa Latin berarti memasukkan segala. Mengingat mereka pernah main untuk berbagai rekaman dan berbagai irama musik, para anggota sepakat untuk memakai nama Toto.

Nama band mereka sempat memancing tawa ketika pertama kali tur ke Jepang karena TOTO adalah merek produk saniter Jepang.

Puncak kepopuleran mereka diraih pada tahun 1970-an hingga 1980-an, dimulai dari album pertama pada tahun 1978. Saat Album Toto IV (1982) dirilis, album tersebut sukses secara komersial, dan membawa Toto sebagai salah satu grup musik terlaris.

Tahun 1982 adalah awal puncak kepopuleran Toto. Setelah album Turn Back kurang laris, Toto mendapat tekanan dari perusahaan rekaman mereka agar memproduksi album laris. Album Toto IV berhasil menjadi salah satu album paling laku pada tahun 1980-an.

Album ini menghasilkan 3 singel hit yang mampu menembus Top 10 Billboard Hot 100, "Rosanna", "Africa", dan "I Won't Hold You Back". Album Toto IV juga masuk ke beberapa tangga album di dunia, dan penggemar Toto terus bertambah. Singel "Africa" masuk tangga-tangga lagu pada Februari 1983, dan menjadi sering diputar di radio-radio di seluruh dunia. Album Toto IV menerima 6 Grammy Awards, di antaranya "Rekaman Terbaik" ("Rosanna"), "Album Terbaik" (album Toto IV), dan "Produser Terbaik". Patrick Swayze adalah salah seorang penari dalam video musik "Rosanna", sementara penari utama adalah Cynthia Rhodes.

Judul lagu "Rosanna" diambil dari nama aktris Rosanna Arquette, yang saat itu sedang berpacaran dengan pemain kibor mereka, Steve Porcaro. Namun menurut David Paich yang menciptakan lagu tersebut, lagu itu bukan tentang dia.

Selain "Africa" dan "Rosanna", sebuah singel lagi, "Make Believe" dikeluarkan dari album Toto IV.


Africa
Totò

I hear the drums echoing tonight
But she hears only whispers of some quiet conversation
She's coming in, 12:30 flight
The moonlit wings reflect the stars that guide me towards salvation
I stopped an old man along the way
Hoping to find some long forgotten words or ancient melodies
He turned to me as if to say, "Hurry boy, it's waiting there for you"
It's gonna take a lot to take me away from you
There's nothing that a hundred men or more could ever do
I bless the rains down in Africa
Gonna take some time to do the things we never had
The wild dogs cry out in the night
As they grow restless, longing for some solitary company
I know that I must do what's right
As sure as Kilimanjaro rises like Olympus above the Serengeti
I seek to cure what's deep inside, frightened of this thing that I've become
It's gonna take a lot to drag me away from you
There's nothing that a hundred men or more could ever do
I bless the rains down in Africa
Gonna take some time to do the things we never had
Hurry boy, she's waiting there for you
It's gonna take a lot to drag me away from you
There's nothing that a hundred men or more could ever do
I bless the rains down in Africa
I bless the rains down in Africa
(I bless the rain)
I bless the rains down in Africa
(I bless the rain)
I bless the rains down in Africa
I bless the rains down in Africa
(Ah, gonna take the time)
Gonna take some time to do the things we never had
Songwriters: David Paich / Jeff Porcaro


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Toto_(band)

Related Posts