/rif (rhythm in freedom) adalah grup band Indonesia yang didirikan di Bandung, Jawa Barat pada 1992 yang beranggotakan Andy (vokal), Jikun (gitar), Maggi (drum), Ovy (gitar) dan Teddy (bass).
/rif dibentuk pada tahun 1992 dengan nama Badai Band. Setahun kemudian nama mereka berganti menjadi R.I.F (Rhythm In Freedom), yang memulai dengan bermain musik dari kafe ke kafe. Tahun 1995, mereka berganti nama menjadi /rif (dengan garis miring di awal nama mereka).
Mereka merambah studio rekaman pada tahun 1997, dan merilis album pertama Radja yang melejitkan hits berjudul sama Radja. Pada bulan Oktober 1998 /rif meluncurkan album kedua, Salami, sebuah album yang sarat dengan muatan moral untuk peduli pada alam. Dua tahun kemudian, tepatnya April 2000, album ketiga berjudul Nikmati Aja diluncurkan. Dan pada tahun 2002 kembali mereka merilis album keempat berjudul ... Dan Duniapun Tersenyum.
Di pertengahan tahun 2002, Sony Music Indonesia kembali memberikan kesempatan pada single ‘Dunia’ untuk mengisi soundtrack film Spiderman. Walau sebatas edisi lokal, nama mereka sukses bersanding dengan musisi internasional sekelas Aerosmith dan Sum 41.
Sayang, adanya pertentangan internal, membuat Denny, sang gitaris merasa lagi tak sepaham dengan /rif dan mengundurkan diri. Ovy, mantan gitaris Ucamp akhirnya resmi menggantikan posisinya pada Maret 2003.
Album The Best Of pun dirilis tahun 2004. Meski merilis album the best, mereka menyatakan tak berniat bubar. Untuk membuktikannya, /rif merilis album musik kelima mereka, PIL MALU (2006).
Pada awal 2010, /rif sebagai band rock papan atas Indonesia diaulat menjadi duta dari perusahaan minuman keras asal Amerika, Jack Daniels. Album /rif yang ke-7 lah yang akan disponsori Jack Daniels, menggantikan Koil, yang selama ini menjadi duta Jack Daniels.
Karena penjualan minuman keras dilarang di Indonesia, maka /rif tidak akan mengusung merek minuman keras tersebut. Jack Daniels hanya akan membantu dan mensponsori tur dalam rangkaian program musik mereka.
Sejak Iwan alias Ones keluar dari /rif, posisi bassist dalam band yang mulai merilis album sejak tahun 1997 ini pun kosong. Sampai tahun-tahun terakhir, band yang diawaki Andi (vokal), Maggi (drum), Jikun (gitar) dan Ovy (gitar) masih mengandalkan additional player.
Namun dalam konser tunggalnya yang bertajuk Rock n Roll Fantasy ini, /rif secara mengejutkan mengumumkan bahwa Teddy, additional player yang telah mengiringi mereka selama beberapa tahun menjadi anggota tetap. Pengangkatan Teddy tersebut dilakukan atas permintaan Iwan, mantan bassist /rif.
Mulai bulan Mei tahun 2012 ini /rif sudah kembali dihuni oleh 5 orang semenjak Teddy diangkat menjadi pemain bass tetap. Formasi terbaru ini pun sudah berhasil mengerjakan materi album ke-8 /rif yang rencananya akan dikeluarkan pada tahun 2013. Saat ini mereka sedang menyiapkan album ke-8 mereka yang masih akan dirilis lewat Sony Music Indonesia.
Band alternative rock Alien Ant Farm, dibentuk pada pertengahan tahun 1990an oleh Dryden Mitchell (vokal), Terry Corso (gitar), Mike Cosgrove (drum) dan Tye Zamora (bass). Pada tahun 1996 mereka merekam sebuah rekaman demo berjudul $ 100 EP yang berisi lima lagu, dan pada tahun 1998 mereka merekam demo tape kedua Love Songs, yang menampilkan empat lagu.
Alien Ant Farm adalah band asal California, beraliran pop rock. Pada tahun 1999, Alien Ant Farm merilis album debut mereka, berjudul Greatest Hits yang menampilkan versi pertama dari "Smooth Criminal". Ia kemudian memenangkan Best Independent Album di L.A. Music Awards tahun itu.
Pada tahun 2000, setelah menempa persahabatan dengan band Papa Roach, Alien Ant Farm menandatangani kontrak dengan DreamWorks SKG untuk album studio kedua mereka, Anthology.
Alien Ant Farm mencetak sukses besar lewat albumnya ANTthology pada tahun 2001 silam dengan meraih double platinum. Single mereka paling populer kala itu adalah Smooth Criminal yang merupakan lagu daur ulang milik The King Of Pop, Michael Jackson.
Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/Alien_Ant_Farm
https://musik.kapanlagi.com/berita/alien-ant-farm-mulai-garap-album-kedelapan-da722a.html
http://rollingstone.co.id/index.php/article/read/2011/10/05/1737612/1093/alien-ant-farm-siap-rilis-album-baru-pada-2012
The Cranberries adalah band Irlandia yang didirikan di Limerick tahun 1989 petama kali dengan nama Cranberry Saw Us. Band ini terdiri dari Dolores O'Riordan (Vokal), Noel Hogan (Gitar), Mike Hogan (Bassis), dan Fergal Lawler (Drummer).
Pada tahun 1989, dua orang bersaudara Mike (Bass) dan Noel Hogan (Gitar) membentuk grup band The Cranberry Saw Us dengan drummer Fergal Lawler dan penyanyi Naill Quinn, di sebuah kota kecil di Irlandia, Limerick.
Beberapa tahun kemudian sang vokalis Quinn memutuskan untuk keluar dari grup dan manajemen The Cranberries ingin memakai vokalis perempuan.
Seorang vocalis cewek bernama Dolores O'Riordan, kemudian merespon audisi itu dengan mengirimkan lagu hasil karya nya, sekaligus contoh rekaman suaranya. Ketiga anggota band itu tidak perlu berpikir lama untuk menerima, dan memasukan Dolores, pada posisi vocalis.
Album perdana mereka ini langsung laris manis di pasaran. Bukan hanya di negara mereka, dan daratan Inggris Raya saja, album ini berhasil merangsek ke papan atas di Amerika, yang masih di anggap sebagai barometer persaingan musik rock dunia, dengan berhasil terjual sebanyak 4 juta copy di negeri paman sam. Single, "Dream", dan "Linger", juga langsung merajai tangga-tangga lagu di berbagai negara.
Pada lagu "Dream", penggemar musik Rock, di suguhi oleh tehnik oleh vocal yang sangat dahsyat dari Dolores. Tehnik falseto, yang di gunakan untuk menggapai nada-nada tinggi pada lagu itu, dengan enteng nya di libas oleh kemampuan olah vocal sang vocalis, yang memang sangat dahsyat.
Kemudian The Cranberries menelurkan album berikutnya, "No Need To Argue", yang dirilis pada tanggal 3 Oktober 1994. Pada album ini kesuksesan lebih besar mereka raih. Lagu andalan pada album ini, yang bercerita tentang perang saudara di negeri mereka, "Zombie", menjadi mega hits, dan menjadi nomor klasik bagi band ini.
Zombie
Another head hangs lowly
Child is slowly taken
And the violence, caused such silence
Who are we mistaken?
But you see, it's not me
It's not my family
In your head, in your head, they are fighting
With their tanks, and their bombs
And their bombs, and their guns
In your head, in your head they are crying
In your head, in your head
Zombie, zombie, zombie-ie-ie
What's in your head, in your head
Zombie, zombie, zombie-ie-ie, oh
Another mother's breaking
Heart is taking over
When the violence causes silence
We must be mistaken
It's the same old theme
Since nineteen-sixteen
In…
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/The_Cranberries
https://www.kompasiana.com/trihito/the-cranberries-band-rock-tersukses-dari-irlandia_5500fee6a3331198145108c6
Band EdanE berasal dari kata E dan E yang merupakan singkatan nama Eet Sjahranie dan Ecky Lamoh. EdanE terbentuk tahun 1991, yang terdiri dari Eet Sjahranie (gitar), Ecky Lamoh (vokal), Iwan Xaverius (bass), dan Fajar Satriatama (drum).
Setelah album pertama, "The Beast" (1992), Ecky diganti dengan Heri Batara (Ucok) yang menelurkan 2 album Edane, "Jabrik" dan "Borneo". Lalu Heri Batara sakit dan digantikan oleh "Fatah Mardiko" untuk beberapa lagu dalam album Borneo.
Setelah dua album posisi Heri Batara diambil alih oleh Trison Manurung, mantan vokalis band Roxx. Kemudian EdanE meluncurkan album “170 volts” pada tahun 2002, unsur lead melodi sebagai ciri khas lagu-lagu EdanE oleh Eet Syahranie sedikit ditinggalkan dan lebih cenderung menonjolkan ciri permainan modern rock yang lagi tren pada saat itu, dengan hitsnya “Kau Pikir Kau Segalanya” berhasil merebut hati pendengar musik di Indonesia.
Tahun 2003, EdanE kembali mengalami pergantian vokalis Trison diganti dengan mantan anggota Razzle Band yaitu Robby Matulandi.
Album EdanE adalah :
The Beast (1992)
Jabrik (1994)
Borneo (1996)
170 Volts (2002)
01. Zep 170 Volts
02. Kau Pikir Kau Lah Segalanya
03. Saksi Anarki
04. Lusadiz
05. Hilang
06. Bus Station
07. Fitnah
08. Lari II
09. Bintang Masa Depan
10. Goblog
11. Kau Kugenggam
12. Paraelite
Time to Rock (2005)
Edan (2010)
Kau Pikir Kau Lah Segalanya
Seharusnya kau berada di sisiku
Mengusir sepi yang menyelimutiku
Di sabtu malam janjimu
Tak sabar kumenunggu
Walau kesal hatiku
But it's ok!
Kucoba memberikan toleransiku
Bikin resah, buyarkan konsentrasiku
Apakah engkau merasa
Aku bukan manusia
Yang tak luput dari rasa amarah
Kuakui, kau memang manis
Tapi kau iblis
Kau pikir kaulah segalanya
Tuk dimaklumi
Ga juga
Tuk ditakuti
Walau mempesona
Membutakan mata
Tapi bisa kubalas kau lebih gila (edan)
Waktu menunjukkan jam sepuluh malam
Suasana kurasakan begitu kelam
Firasatku mengatakan
Tak mungkin engkau datang
Tak seperti yang telah kau janjikan
Sumber :
http://id.musisi.wikia.com/wiki/EdanE
http://fandy-x.blogspot.co.id/2014/09/sejarah-edane-band.html
http://roden-edane.blogspot.co.id/
Tato merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang berdomisli di Jember. Grup musik ini dibentuk pada tahun 1996. Anggotanya berjumlah 5 orang yaitu Dikdik (vokal), Toto (gitar), Za-q (bass), Edwin (keyboard), dan Lhoz't (drum).
Album pertamanya ialah Satu Senyum Saja dirilis pada tahun 1996. Band ini umumnya bergenre rock. Album 1 Tato (Satu senyum saja) beranggotakan Toto (guitar), Tatang (drummer), Didi (vocal), Wahyu (bas), Otong (keyboard).
Pada album ke 2 Tato yang bertajuk Nyanyian Kita dengan lagu andalan Cintai aku, dengan anggota yang masih yang masih tetap. Dan pada tahun 2008 Tato meluncurkan album ke 3 yang bertajuk Karena Sahabat dengan beranggotakan Toto (guitar), lhozt (Drum), zaki (bas), keyboard dan vocal additional.
Tato demikianlah nama ini dipilih untuk nama band mereka, sekumpulan anak – anak muda dari Jember, Jawa Timur. Yang mencoba keberuntungan untuk menjadi band terkemuka dijajaran musil tanah air pada saat itu.
Terinspirasi pada perjalanan menuju ibukota, disepanjang pantai utara pulau Jawa, banyak sekali supir – supir truck dengan tattoo menghiasi tubuhnya. Mereka beranggapan bahwa tatoo memiliki nilai keabadian. Dan secara filosofis mereka pun ingin mempunyai sebuah band yang abadi, yang akan selalu di kenang, maka dipilihlah nama band mereka dengan nama TATO.
Secara resmi TATO berdiri pada tahun 1994, embrio awalnya di kota Jember, sempat bergabung dengan Anang Hermansyah dalam group Morganster. Setelah ditinggal Anang ke Jakarta, mereka berevolusi dari JRS (Jember Rock Section) dan kemudian menjadi TATO.
Jajaran televisi nasional dan radio – radio di seluruh Nusantara pada saat itu, semuanya memutar lagu yang konon sangat fenomenal, karena dari kalangan anak – anak, remaja, maupun dewasa hafal dengan lagu dari TATO yang berjudul ” Satu Senyum Saja ” yang terjadi pada tahun 1996.
Satu Senyum Saja
Tato
Masih adakah waktu tersisa kasih
Temani diriku dimalam gelap ini
Biarkanlah jangan dengar mereka
Salahkan dirimu mencintaiku ..
Manisnya kata cinta darimu
Sinari hati ini kekasih
Sampai kapan kita begini
Reff:
Jangan kau bersedih usah kau menangis
Berikanlah aku satu senyum saja
Lupakanlah semua problema yang ada
Berikanlah aku satu senyum saja
Angka 350.000 copy adalah sangat fantastis bagi band baru apalagi dari daerah, untuk penjualan album pertama. Dan TATO telah membuktikannya.
Tahun berikutnya TATO kembali sukses dengan album keduanya, lagu ” Cintailah Aku ” juga merajai tangga – tangga lagu nasional, bersaing dengan munculnya Dewa 19 yang pada saat itu muncul dengan lagu hits nya ” Kangen “.
Setelah terjadi krisis ekonomi global, dan krisis politik pada tahum 1998, rencana TATO merilis album ketiganya berantakan. Masing – masing personel kembali ke kampung halaman di kota Jember.
Setelah berselang satu decade, kemauan dan motivasi yang sangat tinggi dari segenap personil TATO yang masih bertahan, munculkan upaya untuk mulai kembali berkiprahkembali dijajaran musik nasional.
Dengan bergabungnya tiga personil baru yaitu, Okkie ( vocal ), Zakie ( bass ), dan Lhoz’t ( drum ), serta Toto ( gitar ) yang merupakan satu – satunya personil TATO yang masih bertahan. TATO mencoba menawarkan konsep musik yang sedikit berbeda.
Dan pada saat ini dibawah naungan Mi2 Music Production, TATO berganti menjadi TATOO, dan bersiap kembali meluncurkan album ketiga yang bertajuk ” Karena Sahabat “.
” Karena Sahabat “lah TATOO mampu bangkit kembali setelah sekian lama vakum, ” Karena Sahabat “lah TATOO termotivasi untuk kembali melaju di papan atas jajaran musik Indonesia.
” Karena Sahabat “lah TATOO tetap pada pendirian untuk tetap menjadi yang terbaik.
Sumber :
https://www.facebook.com/notes/komunitas-gitaris-jember/5-musisi-dan-seniman-asal-jember/505771796158405/
http://id.wikipedia.org/wiki/Tato_(grup_musik)
http://infotatoo.wordpress.com/
Nama band "Linkin Park" diambil dari inspirasi sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park. Linkin Park beraliran nu metal dan rock alternatif. Sebelum bernama Linkin Park mereka menggunakan nama band Xero, Hybrid Theory.
Awal mulanya Mike Shinoda dan Brad
Delson (gitaris Linkin Park) membentuk band
bernama Xero. Dari Brad kemudian masuk Rob Bourdon (drummer Linkin Park) untuk bergabung dengan Xero. Lalu Brad
mengajak teman sekamarnya Dave "Phoenix" Farrell (bassis Linkin Park) untuk bergabung. Mike kemudian bertemu dengan Joe Hahn (turntablis Linkin
Park) yang juga bergabung bersama Xero.
Saat band ini menggunakan nama band Hybrid Theory, mereka bervokaliskan Mark Wakefield yang kemudian keluar menjadi manajer grup band
Taproot. Kemudian vokalis Linkin Park berganti ke Chester Bennington yang merupakan mantan vokalis Grey Daze.
Ternyata nama band Xero sudah
dipakai grup lain, sehingga mereka mengganti nama menjadi Hybrid Theory.
Awalnya Hybrid Theory ditolak 3 kali oleh pihak studio, namun akhirnya Hybrid Theory berhasil diterima oleh
sebuah perusahaan rekaman bernama Warner Bros.
Saat memakai nama Hybrid Theory, ternyata mereka baru sadar bahwa nama tersebut mirip dengan nama grup musik Hybrid yang berasal dari Wales. Akhirnya mereka mengganti nama menjadi 0818. Namun tidak berapa lama akhirnya mereka memilih nama Lincoln Park, nama sebuah
taman di Los Angeles. Namun oleh Chester ejaan Lincoln Park diubah menjadi Linkin Park.
Linkin Park telah merilis 6 album studio, yaitu Hybrid Theory, Meteora, Minutes to Midnight, A Thousand Suns, Living Things, The Hunting Party dan One More Light. Secara total, album-album Linkin Park telah terjual sebanyak 50 juta keping
Hybrid Theory dan Reanimation (2000–2002)
Linkin Park meluncurkan Hybrid Theory, pada tanggal 24 Oktober 2000. Single yang meledak dari album Hybrid Theory adalah One Step Closer, Crawling dan In the End.
Kesuksesan album Hybrid Theory yang terjual 15 juta keping, akhirnya Linkin Park merilis album aransemen ulang dari Hybrid Theory, Reanimation, yang juga sukses di pasar dengan penjualan 10 juta kopi.
Meteora (2002–2004)
Tanggal 25 Maret 2003, Linkin Park merilis album Meteora. Singel yang meledak adalah Somewhere I Belong, Faint, Numb, From the Inside, Lying from You, dan Breaking the Habit.
Beberapa lagu hits dari Linkin Park adalah diantaranya sebagai berikut :
In The End
Lagu hits dari Linkin Park ini merupakan single
keempat dari album pertama mereka, Hybrid Theory. In The End juga
disebut sebagai single tersukses dari album pertama Linkin Park ini
karena mencetak rekor dengan bertengger di puncak tangga lagu di Amerika
Serikat.
Crawling
Crawling adalah salah satu lagu paling fenomenal dari
Linkin Park. Lagu ini merupakan bagian dari album pertama mereka,
Hybrid Theory. Crawling juga berhasil membuat Linkin Park memperoleh penghargaan
bergengsi dari Grammy Awards dari kategori Best Hard Rock Performance
pada tahun 2002.
Numb
Lagu ini bagian dari album kedua Linkin Park Meteora pada yang dirilis pada tahun 2003 lalu yang sangat sukses karena terjual hingga 11 juta kopi.
Somewhere I Belong
Somewhere I Belong dirilis pada tahun 2003 dan termasuk ke album kedua Linkin Park, Meteora. Lagu ini juga menjadi salah satu lagu paling populer dari album tersebut. Musik videonya pun juga sangat menarik hingga berhasil menang di MTV Video Music Awards tahun 2003 dari kategori Video Rock Terbaik.
What I've Done
What I've Done dirilis pada tahun 2007 lalu dan bagian dari album Minutes to Midnight. Lagu ini sangat ngehits karena juga menjadi original soundtrack dari dari film populer Transformers. Video musik lagu ini pun sarat akan pesan mengenai pemanasan global, terorisme, narkoba hingga peperangan.
Faint
Album kedua Linkin Park, Meteora memang berhasil mencetak banyak lagu hits yang salah satunya adalah Faint. Lagu yang satu ini memang mengusung musik khas dari Linkin Park sehingga banyak fans yang tak bisa melupakan lagu ini begitu saja meskipun sudah lebih dari 10 tahun dirilis.
Breaking the Habit
Breaking the Habit juga menjadi salah satu lagu Linkin Park yang paling populer dari album Meteora. Lagu ini juga menunjukkan kesuksesannya dengan menjadi nominasi Kerrang Awards untuk single terbaik. Selain itu, musik video dari Breaking the Habit juga berhasil menang dalam MTV Video Music Awards tahun 2004 dari kategori Viewer's Choice.
New Divide
Salah satu lagu paling populer dari Linkin Park adalah New Divide. Namun, lagu ini tidak termasuk ke dalam album Linkin Park karena lagu ini direkam khusus untuk dijadikan soundtrack dari film Transformers: Revenge of the Fallen yang dirilis pada tahun 2009 lalu. Lagu itu juga menjadi lagu Linkin Park yang paling banyak mendapatkan kritik baik dari para kritikus. Selain itu, New Divide juga sangat sukses karena berhasil mencapai posisi 6 di Billboard Hot 100.
"In The End"
[Chester Bennington:]
It starts with one...
[Mike Shinoda:]
One thing I don't know why
It doesn't even matter how hard you try
Keep that in mind, I designed this rhyme
To explain in due time
[Chester Bennington:]
All I know
[Mike Shinoda:]
Time is a valuable thing
Watch it fly by as the pendulum swings
Watch it count down to the end of the day
The clock ticks life away
[Chester Bennington:]
It's so unreal
[Mike Shinoda:]
Didn't look out below
Watch the time go right out the window
Trying to hold on did-didn't even know
I wasted it all just to watch you go
I kept everything inside and even though I tried, it all fell apart
What it meant to me will eventually be a memory of a time when I tried so hard
[Chester Bennington:]
I tried so hard
And got so far
But in the end
It doesn't even matter
I had to fall
To lose it all
But in the end
It doesn't even matter
[Mike Shinoda:]
One thing, I don't know why
It doesn't even matter how hard you try
Keep that in mind, I designed this rhyme
To remind myself how I tried so hard
[Chester Bennington:]
I tried so hard
[Mike Shinoda (Chester Bennington):]
In spite of the way you were mocking me
Acting like I was part of your property
Remembering all the times you fought with me
I'm surprised it got so far
[Chester Bennington:]
Far
[Mike Shinoda (Chester Bennington):]
Things aren't the way they were before
You wouldn't even recognize me anymore
Not that you knew me back then
But it all comes back to me in the end
[Chester Bennington:]
In the end
You kept everything inside and even though I tried, it all fell apart
What it meant to me will eventually be a memory of a time when I tried so hard
[Chester Bennington:]
I tried so hard
And got so far
But in the end
It doesn't even matter
I had to fall
To lose it all
But in the end
It doesn't even matter
[2x]
I've put my trust in you
Pushed as far as I can go
For all this
There's only one thing you should know
I tried so hard
And got so far
But in the end
It doesn't even matter
I had to fall
To lose it all
But in the end
It doesn't even matter
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Linkin_Park
https://noxiouswheel.wordpress.com/sejarah-band-linkin-park/
http://www.azlyrics.com/lyrics/linkinpark/intheend.html
http://www.teen.co.id/read/5568/ini-8-lagu-linkin-park-yang-populer-dan-nggak-asing-lagi-di-kalangan-anak-90-an
ALV band terdiri atas Nugie Nugraha (Vocal), Alex Kuple (Bass), Nito SFB (Guitar), Joe Sampouw (Guitar), Gerry Herb (Drums), & Hendy HS (Keyboards). Nugie dan teman-teman bandnya telah lama berkenalan sejak ia masih menjadi penyiar di radio Suara Kejayaan di Jakarta.
November 2001, album perdana bertitel ALV dirilis dengan mengandalkan lagu Yang Tak Kasatmata. Album ini tidak begitu sukses di pasar, meski tidak gagal total.
Hit Single : Tak Kasat Mata.
Parapap
Teman Jangan Diam
Tak Kasat Mata
Seperti Rerumputan
Jika Boleh
Shalimar
Senyummu Lulu
Lebah
Saudara (Satu Untuk Selamanya)
Tahun 2003 ALV mencoba lagi dengan merilis album kedua bertajuk Senyawa Hati. Salah satu single dalam album ini adalah Terancam Punah. Seperti judul single mereka di album kedua, akhirnya grup band ini memutuskan bubar pada 2 Juni 2003.
TAK KASAT MATA
bayangkan bila kau sebagai
yang tak kasat mata
tak dapat disentuh
walau kau bisa menyentuhnya
tak dapat dirasa
walau seluruh ragamu disana
dapat kau menjaganya
tanpa harus mengurungnya
bayangkan bila kau sebagai
yang tak kasat mata
abu yang beterbangan
tak dapat melukaimu
panasnya surya
bahkan membuatmu terbuai dan berlagu
dan kau dapat menyusupi
rongga jiwa yang kosong
reff: hidupmu akan terisi dengan ajaran-ajaran
melihat, mendengar dan merasakan adanya
yang terlantun dalam setiap nafas hidup manusia
Sebagai penyanyi, Nugie selain sebagai pentolan ALV juga menjadi penyanyi solo, dengan album sebagai berikut :
1995 : Nugie "Bumi"
1996 : Nugie "Air"
1998 : Nugie "Udara"
Nugie merilis album trilogi pertamanya pada 1995, yaitu Bumi. Kemudian dilanjutkan dengan Air pada 1996, dan Udara (1998). Hit dalam album-album tersebut antara lain Tertipu, Putri, Teman Baik, Burung Gereja, Crayon, dan Pembuat Teh. Trilogi seri II dirilis pada 2004 dengan album bertajuk Bahagia. Single pertama dalam album ini adalah Bisa Lebih Bahagia.
Nugie atau Agustinus Gusti Nugroho merupakan adik kandung penyanyi Katon Bagaskara dan Andre Manika. Keinginan Nugie berkarier di dunia musik sempat mendapat tentangan dari sang ayah, A.R. Djuano. Ayahnya mengharapkan Nugie menyelesaikan kuliahnya.
Meskipun akhirnya Nugie berhasil mendapatkan gelar sarjana dari FISIP UI, tak urung keasyikannya bermusik sempat membuat kuliahnya keteteran. Dengan dukungan sang kakak, Katon Bagaskara, Nugie terus bermusik. Katon mengizinkan Nugie menggunakan studionya. Dan sang kakak pun menjadi produser rekamannya.
Selain aktif di dunia hiburan, Nugie aktif dalam kegiatan sosial, terutama yang berhubungan dengan penyelamatan lingkungan. Hal itu tecermin dari lagu-lagu ciptaannya yang banyak bercerita tentang lingkungan dan makhluk hidup, seperti Burung Gereja dan Pembuat Teh. Atas partisipasinya, WWF dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia mengangkat Nugie menjadi salah satu duta mereka.
Sumber :
https://www.facebook.com/ALV-68548838004/info/?tab=page_info
http://www.last.fm/music/ALV
https://id.wikipedia.org/wiki/Nugie
http://www.ennymamito.com/2013/08/nugie-alv-band.html
http://rindu-musik-indonesia.blogspot.co.id/2012/03/alv-band-self-title-2000.html